banner 728x250

Salah satu Aktivis yang juga Ketua NGO KMPL soroti Kantor sekretariat Diskominfo kota metro terkesan tidak terawat

banner 120x600
banner 468x60
Kota Metro–Kantor sekretariat Diskominfo kota metro terkesan kumuh dan tidak terawat sedang dana pemeliharaan nya ada.
Salah satu aktivis kota  Metro yang juga Ketua NGO KMPL (Non Government Organization) (Koalisi Masyarakat Peduli Lampung) Kota metro Rendy saat mendatangi sekretariat Diskominfo kota metro pada kamis (13/10/25) melihat beberapa pintu kantor yang rusak dan pecah juga tidak adanya Foto presiden serta wakil presiden RI Republik Indonesia yang terpampang di kantor tersebut.
Menyoroti hal ini rendy mengatakan kepada awak media di ruang kerja nya saya sangat prihatin melihat kondisi kantor Diskominfo kota metro yang terkesan tidak terawat. Kata rendy
Dikesempatan yang sama Kadis Kominfo Amanto menyampaikan memang ada mas dana pemeliharaan nya senilai 16jt pertahun anggaran  rupiah pertahun tapi bagaimana dana tersebut tidak cukup. Terangnya.
Lebih lanjut Rendy mengungkapkan kenapa kantor bisa terlihat kumuh serta ada beberapa pintu yang sudah rusak dan pecah, juga kipas angin yang rusak masi di pakai, dan dinding kantor yang catnya pun tidak terawat sedangkan dana pemeliharaan nya ada,, kemana dana pemeliharaan tersebut 16jt rupiah pertahun anggaran kalo 5 tahun saja artinya sudah  80jt rupiah , kalo 10 tahun artinya sudah 800jt ini menimbulkan kerugian negara serta adanya dugaan praktik KKN. ungkap Rendy.
Lebih miris lagi ketika di ruang tunggu/tamu foto presiden RI Republik Indonesia dan wakil presiden RI tidak terpampang di kantor tersebut sangat disayangkan. Ujarnya
Sampai berita ini di terbitkan Rendy akan mengkonfirmasi  ke pada Walikota metro serta Gubernur Lampung untuk mempertanyakan kemana dana pemeliharaan rutin kantor tersebut tiap tahun nya.Tutup Rendy.Salah satu Aktivis yang juga Ketua NGO KMPL soroti Kantor sekretariat Diskominfo kota metro terkesan tidak terawat
Metro–Kantor sekretariat Diskominfo kota metro terkesan kumuh dan tidak terawat sedang dana pemeliharaan nya ada.
Salah satu aktivis kota  Metro yang juga Ketua NGO KMPL (Non Government Organization) (Koalisi Masyarakat Peduli Lampung) Kota metro Rendy saat mendatangi sekretariat Diskominfo kota metro pada kamis (13/10/25) melihat beberapa pintu kantor yang rusak dan pecah juga tidak adanya Foto presiden serta wakil presiden RI Republik Indonesia yang terpampang di kantor tersebut.
Menyoroti hal ini rendy mengatakan kepada awak media di ruang kerja nya saya sangat prihatin melihat kondisi kantor Diskominfo kota metro yang terkesan tidak terawat. Kata rendy
Dikesempatan yang sama Kadis Kominfo Amanto menyampaikan memang ada mas dana pemeliharaan nya senilai 16jt pertahun anggaran  rupiah pertahun tapi bagaimana dana tersebut tidak cukup. Terangnya.
Lebih lanjut Rendy mengungkapkan kenapa kantor bisa terlihat kumuh serta ada beberapa pintu yang sudah rusak dan pecah, juga kipas angin yang rusak masi di pakai, dan dinding kantor yang catnya pun tidak terawat sedangkan dana pemeliharaan nya ada,, kemana dana pemeliharaan tersebut 16jt rupiah pertahun anggaran kalo 5tahun saja artinya sudah  80jt rupiah ,ungkap Rendy.
Lebih miris lagi ketika di ruang tunggu/tamu foto presiden RI Republik Indonesia dan wakil presiden RI tidak terpampang di kantor tersebut sangat disayangkan. Ujarnya
Sampai berita ini di terbitkan Rendy akan mengkonfirmasi  ke pada Walikota metro serta Gubernur Lampung untuk mempertanyakan kemana dana pemeliharaan rutin kantor tersebut tiap tahun nya.Tutup Rendy.
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *